Alhamdulillah,berkat izin ALLAH kami dapat menyaksikan perkawinan cara Japan yang unique dan menarik sekali.
1. Pesta perkawinan hanya di hadiri oleh famili terdekat dari kedua belah pihak saja dan termasuk lima teman2 sekolah waktu senior school. Orang2 kantor tidak ada sama sekali di undang.Alasannya adalah kalau diundang satu orang harus di undang semua agar fair.Untuk itu tidak bisa dilaksankan karena biaya tinggi.
Begitu pula teman2 tetangga juga tidak di undang.Semua undangan 20 dari pihak laki2 dan 30 dari pihak perempuan.
Tidak seperti kita di Jakarta yaa..tamu2 yang diundang lebih 500-1000 orang, Satu di undang yang datang 2-3 orang. Makan dan minum sambil berdiri dan berjalan bersesak sesak yaa...seperti di pesta di Holihood,pesta bintang flim yaa...
2. Semua yang di undang memberikan hadiah berupa uang sejumlah 30 000 yen perorang,saya memberikan 50 000 yen suami istri.(1 Yen=1.20 dollar)
3.Semua tamu tamu mendapat tempat duduk yang sudah disediakan dgn nama masing2 di sekitar meja bundar.Tidak ada undangan yang berdiri makan dan minum atau sambil jalan. Sangat tertip,sopan,islami sekali.
4. Tamu2 dapat menyaksikan show yang lucu2 dari kawan2 semasa sekolah.
Juga dapat mendengarkan sejarah hubungan kedua memplay baik waktu kecil,sekolah dan waktu berpacaran.
5. Tamu2 dapat mendengarkan beberapa nyanyian yang menarik yang dibawakan oleh pihak keluarga.
6.Mendengarkan nasehat2 perkawinan dari orang tua.
7. Mendengarkan cerita mempelai dan meminta maaf kepada orang tuanya yang telah mendidik dia sampai dewasa...dia menceritakan betapa susahnya ibu dan bpknya membesarkan dan memberikan pendidikan kepada dia. Pokoknya adalah mengucapkan rasa terimakasih yang sebesar besarnya kepada kedua orang tuanya.Pada waktu itu baik orang tua,si anak serta para tamu2 mengeluarkan air mata karena terharu....mendengarkan cerita2 yang nostalgia...
8. Biaya pesta perakwinan ini 260 000 yen, paket. Semua sudah diselesaikan oleh panitia.Orang2 tua hanya tinggal datang dan tukar pakaian saja.Wahh saya melihat sangat praktis sekali.
9. Tempat pesta perkawinan ini di adakan di Tokyo Hotel yang termasuk elite,didepan Istana Raja.
10. Anak2 (kecuali bayi2) tidak ada yang di undang,karena terbatasnya dana dan juga anak2 tidak sanggup memberikan hadiah sebesar 30 000 yen. untuk menutupi biaya2 perkawinan.
11.Jadi dengan gotong royong dari kedua famili,semua biaya yang mahal itu dapat terpenuhi.Katanya kalau kurang baru orang tua yang menambahkannya.
Pada umumnya biaya bisa tertutupi dengan pemberian hadiah perkawinan itu.
12. Makanan di antarkan ke meja satu persatu,tidak sekali gus..jadi menarik sekali,dan lagi makanan2 japan itu sangat artis dan enak.
HIKMAH atau PELAJARAN yang dapat kita petik adalah;
1. Alangkan indahnya kalau semua tamu yang di undang itu dapat duduk dengan baik sehingga tamu2 dapat menikmati makanan dan mimuman dengan baik.
Saya sudah memulainya waktu pernikahan anak pertama. Semua tamu terbatas kira2 70 orang dan semua duduk di kursi mengeliling meja bundar.
2.Alangkah baiknya kalau tamu2 yang di undang itu terbatas,sehingga tidak perlu mengeluarkan biaya2 yang tinggi...menjauhi boros..
3.Alangkan baiknya kalau tamu2 selain menikmati makanan juga dapat menimati cerita2 kedua mempelay yang lucu dan unique itu,sehinggan tamu2 kedua belah pihak dapat mengenal lebih dekat.
4 Alangkahnya baiknya,waktu pesta perkawinana itu kedua memplay mengucapkan syukur dan terimakasih kepada kedua orang tuanya di depan tamu, dan bagaimana susahnya orang tua membesarkan mereka sampai mereka dapat pula membentuk sebuah keluarga baru.
5 Alangkan baiknya kalau tamu2 itu di berikan makanan di atas meja masing2 sehingga tamu2 tidak perlu sibuk mendapatkan makanannya. Tamu adalah Raja kita yang patut kita hormati.
Demikianlah sedikit kenangan2 yang baik untuk kita ambil sebagai pelajaran yang sesuai dgn akhlaq al Quran.
Wassalamualaikum wrwb
Tuesday, March 17, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 comments:
Post a Comment