Thursday, August 7, 2008

Rumusan RAKORNAS 2008 Departemen Kelautan dan Perikanan

Dalam rangka pemantapan kebijakan dan peningkatan koordinasi program pembangunan kelautan dan perikanan Tahun 2009, telah diselenggarakan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Departemen Kelautan dan Perikanan pada tanggal 26 s.d. 28 Maret 2008 di Jakarta, dengan tema “Pembangunan Kelautan dan Perikanan untuk Pengurangan Kemiskinan dan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi”.

Rakornas dibuka oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan dihadiri oleh 512 peserta yang terdiri dari:
- Komisi IV DPR RI;
- Pejabat eselon I, II dan III lingkup DKP;
- Bappeda Provinsi;
- Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi;
- Dinas Kabupaten/Kota yang membidangi Perikanan dan Kelautan;
- UPT Pusat lingkup DKP;
- Assosiasi, Organisasi Profesi dan beberapa media cetak serta stakeholder lainnya.

Setelah mendengarkan pengarahan dan presentasi dari:
- Menteri Kelautan dan Perikanan RI;
- Ketua Komisi IV DPR RI;
- Deputi Sumberdaya Alam dan Lingkungan Hidup, Bappenas;
- Direktorat Jenderal Anggaran, Departemen Keuangan;
- Ketua Masyarakat Perikanan Nusantara;
- Direktorat Jenderal Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum;
- Direktorat Jenderal Bantuan dan Jaminan Sosial, Departemen Sosial;
- Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah, Bappenas;
- Auditor Utama Keuangan Negara IV, Badan Pemeriksa Keuangan;
- Direktur Evaluasi Pendanaan dan Informasi Keuangan Daerah, Departemen Keuangan;
- Direktur Perencanaan Pembangunan Daerah, Ditjen Bina Bangda Depdagri;
- Sekretaris Jenderal, DKP;
- Inspektur Jenderal, DKP;
- Direktur Jenderal Perikanan Tangkap;
- Direktur Jenderal Perikanan Budidaya;
- Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan;
- Direktur Jenderal Kelautan Pesisir dan Pulau-pulau Kecil;
- Direktur Jenderal Pengawasan dan Pengendalian Sumberdaya Kelautan dan Perikanan;
- Kepala Badan Riset Kelautan dan Perikanan;
- Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan Perikanan;

serta hasil diskusi selama rakornas berlangsung, dirumuskan hal-hal sebagai berikut:

A.Pengurangan Kemiskinan
Kebijakan pembangunan kelautan dan perikanan diarahkan guna meningkatkan pendapatan nelayan, pembudidaya ikan, pengolah dan pemasar serta masyarakat pesisir dari perkiraan Rp. 1.250.000/orang/bulan pada tahun 2008 menjadi Rp. 1.500.000/orang/bulan pada tahun 2009. Di samping itu, sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat meningkatkan penyediaan kesempatan kerja kumulatif dari 8,94 juta orang pada tahun 2008 menjadi 10,02 juta orang pada tahun 2009.

DKP telah melakukan berbagai upaya untuk mengurangi tingkat kemiskinan masyarakat kelautan dan perikanan, namun sampai saat ini masih dihadapkan pada sejumlah permasalahan yang perlu mendapatkan penanganan secara serius, terpadu dan berwawasan ke depan, antara lain:
1. Alokasi anggaran APBN untuk mengelola pembangunan kelautan dan perikanan tidak seimbang dengan tanggung jawab DKP (hanya 0,34% dari total APBN)
2. Keberpihakan perbankan dan lembaga keuangan negara terhadap usaha perikanan sangat kecil
3. Lemahnya akses sumberdaya, teknologi, informasi, dan pasar serta keterbatasan sarana usaha.
4. Terjadinya over-fishing di beberapa Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP).
5. Masih adanya illegal fishing dan penangkapan ikan yang tidak ramah lingkungan.
6. Menurunnya daya dukung lahan dan meningkatnya pencemaran.
7. Belum efisiennya pemasaran hasil perikanan dan rendahnya kesadaran terhadap mutu dan keamanan produk.
8. Perlunya peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia yang professional dan berdaya saing tinggi.

Dalam rangka mengatasi beberapa permasalahan tersebut diatas, perlu ditetapkan kebijakan dan program berupa :
1. Pengembangan skim pendanaan usaha perikanan skala mikro, kecil dan menengah.
a) Penguatan permodalan melalui perbankan, pegadaian, lembaga penjaminan kredit, sertifikasi tanah nelayan dan sertifikasi kapal perikanan.
b) Pemberdayaan ekonomi masyarakat kelautan dan perikanan melalui mekanisme Badan Layanan Umum (BLU), Lembaga Keuangan Mikro (LKM), Koperasi, dan Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB).

2. Peningkatan pendidikan dan ketrampilan pelaku utama (nelayan, pembudidaya, pengolah) dan pelaku usaha(pedagang, petugas KUD, penjual solar dll) dibidang kelautan dan perikanan
a) Penyelenggaraan pendidikan formal kelautan dan perikanan tingkat menengah dan pendidikan tinggi.
b) Pengembangan pelatihan teknis dan manajerial usaha perikanan dan kelautan.
c) Pengembangan sistem dan penyelengaraan penyuluhan mendukung industrialisasi perikanan.

3. Penyediaan data/informasi dan pengembangan IPTEK tepat guna.
a) Peningkatan aksesibilitas data dan informasi bidang kelautan dan perikanan.
b) Pemacuan pemanfaatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi bidang kelautan dan perikanan.

4. Pengendalian dan pengawasan serta rehabilitasi sumberdaya perikanan.
a) Restrukturisasi dan modernisasi usaha penangkapan ikan.
b) Penataan jenis dan jumlah kapal perikanan, alat tangkap, alat bantu penangkapan, jalur penangkapan serta wilayah penangkapan.
c) Konservasi dan rehabilitasi sumberdaya kelautan dan perikanan.
d) Pengelolaan lingkungan kelautan dan perikanan berbasis pemberdayaan masyarakat.

5. Peningkatan sarana dan prasarana serta pembenahan sistem pemasaran hasil perikanan.
a) Peningkatan mutu dan pengembangan pengolahan hasil perikanan.
b) Penguatan dan pengembangan kelembagaan pemasaran hasil perikanan.
c) Gerakan sadar mutu dan keamanan produk perikanan.
d) Reorientasi usaha perikanan dari volume ke nilai produk.

B. Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi
Dalam upaya mendukung laju pertumbuhan ekonomi nasional, sektor kelautan dan perikanan diharapkan dapat meningkatkan kontribusinya terhadap PDB (perikanan budidaya, perikanan tangkap dan pengolahan ikan) nasional dari 2,67% pada tahun 2008 menjadi 2,85% pada tahun 2009. Pengembangan ekonomi kelautan dan perikanan dihadapkan pada masalah dan kendala antara lain: semakin meningkatnya persaingan pasar, nilai tambah produk perikanan masih rendah, terbatasnya jumlah dan mutu benih ikan, kurangnya prasarana pendukung, masih aturan yang memberatkan pelaku usaha, serta belum optimalnya pelaksanaan pembangunan, karena keterbatasan anggaran.

Peningkatan pertumbuhan ekonomi perikanan dan kelautan ditempuh melalui peningkatan kualitas pertumbuhan produksi perikanan yang disesuaikan dengan daya dukung lingkungan dan diimplementasikan dalam bentuk kebijakan dan program sebagai berikut:

1. Revitalisasi Perikanan dengan fokus pengendalian, penangkapan ikan, pengembangan budidaya ikan, pengembangan industri pengolahan dan pemasaran, pengembangan pasar, penyelesaian hambatan ekspor hasil perikanan serta perbaikan sistem pengelolaan sumberdaya kelautan dan perikanan.

2. Pembangunan sarana dan prasarana produksi perikanan dan kelautan secara terpadu untuk menunjang peningkatan produksi dan kualitas hasil, yang diimplementasikan melalui :
a. Pengembangan pelabuhan perikanan melalui program outer ring fishing port dan peningkatan operasionalisasi pelabuhan perikanan.
b. Pengembangan kapal, alat penangkap ikan dan alat bantu penangkapan.
c. Pembangunan dan pengembangan Balai Benih Ikan/Udang (BBI/BBU) dan National Broodstock Centre (Balai Induk Ikan Nasional), serta kebun bibit rumput laut dalam upaya penyediaan dan distribusi benih/bibit unggul dan bermutu.
d. Pengembangan jaringan saluran irigasi tambak/kolam dan kawasan pertambakan/perkolaman.
e. Pengembangan sarana penanganan, pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
f. Pengembangan sarana pendukung pengelolaan sumberdaya kelautan non konvensional (wisata bahari, BMKT, air laut dalam, dan lain-lain).

3. Pengembangan sistem usaha perikanan :
a. Pengembangan klaster industri perikanan dengan pendekatan komoditas unggulan.
b. Pengembangan kawasan perikanan budidaya dalam rangka percepatan peningkatan produksi untuk memenuhi kebutuhan ekspor dan konsumsi dalam negeri.
c. Peningkatan investasi dan pengembangan usaha pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.
d. Pengembangan usaha penangkapan ikan skala kecil.

4. Peningkatan sistem pengawasan mutu dan keamanan hasil perikanan :
a. Pengembangan sistem rantai dingin dan peningkatan nilai tambah produk perikanan.
b. Pengembangan laboratorium uji mutu hasil perikanan.
c. Penerapan sertifikasi pada pembenihan dan pembudidayaan.
d. Penguatan perkarantinaan ikan.

5. Peningkatan upaya pengendalian dan pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan :
a. Peningkatan sarana, prasarana dan teknologi pengawasan SDKP.
b. Optimalisasi implementasi VMS dan operasional kapal pengawas.
c. Peningkatan penaatan dan penegakan hukum di bidang tindak pidana perikanan.
d. Publikasi dan peningkatan kerjasama nasional dan internasional dalam rangka penanggulangan IUU fishing
e. Melaksanakan program rapid repatriation terhadap nelayan asing non yustisia.
f. Meningkatkan apresiasi dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan sumberdaya kelautan dan perikanan.

6. Pengembangan SDM pada aparatur, pelaku utama dan pelaku usaha:
a. Peningkatan akses pendidikan, pelatihan dan penyuluhan bagi pelaku utama dan pelaku usaha
b. Peningkatan kualitas sistim pendidikan, pelatihan dan penyuluhan
c. Peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, pelatihan dan penyuluhan
d. Pengembangan kerjasama nasional dan internasional bidang pendidikan, pelatihan dan penyuluhan.

7. Kerjasama internasional :
a. Pengembangan kerjasama bilateral, multilateral dan regional.
b. Peningkatan peranserta Indonesia dalam organisasi perikanan dan kelautan internasional.
c. Peningkatan intensitas lobi dan promosi internasional pemasaran hasil perikanan dan investasi.

C. Penanggulangan Bencana Alam di sektor Kelautan dan Perikanan

Frekuensi dan intensitas bencana alam cenderung meningkat, yang mengakibatkan kerugian secara ekonomi maupun sosial di sektor kelautan dan perikanan. Selain dipicu oleh faktor geotektonika wilayah NKRI, terjadinya bencana tersebut juga sebagai dampak fenomena pemanasan global yang mengakibatkan perubahan iklim dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Laut dan perubahan iklim adalah dua hal yang saling mempengaruhi. Karena sifat air laut sebagai penyimpan panas yang baik maka laut memiliki peran sebagai pengendali utama sistem iklim dunia. Oleh karena itu setiap perubahan yang terjadi di laut akan berdampak pada berubahnya iklim. Sebaliknya, perubahan iklim akan mempengaruhi kondisi sumberdaya laut dan lingkungan pesisir serta pulau-pulau kecil.

Untuk mengurangi dampak bencana alam terhadap sektor kelautan dan perikanan di masa yang akan datang, maka perlu diambil langkah-langkah kebijakan sebagai berikut:

1. DKP meningkatkan koordinasi dengan Bakornas
2. Mengalokasikan anggaran
3. Peningkatan kapasitas kelembagaan dalam memahami, memprediksi, dan mengantisipasi bencana alam melalui :
a. Pengembangan sistem pemantauan kelautan,
b. Pengembangan kerjasama dengan institusi kelautan internasional
c. Penguatan jaringan koordinasi dan kerjasama nasional.

4. Peningkatan kesadaran masyarakat akan potensi bencana alam di Indonesia sehingga terwujud masyarakat ‘sadar bencana’ yang mampu melakukan antisipasi, penyelamatan diri dan lingkungan terhadap bencana melalui kegiatan-kegiatan edukasi masyarakat.

5. Pembangunan sistem perencanaan darurat (contingency plan) yang mampu merespon kondisi darurat dengan tindakan yang cepat dan akurat dengan memberdayakan institusi pengawasan dan lembaga kemasyarakatan.

6. Pengembangan program mitigasi bencana alam dan adaptasi terhadap perubahan iklim melalui pelestarian ekosistem terumbu karang, hutan bakau dan padang lamun.

7. Penggalangan kerjasama regional dan dunia untuk penyelamatan laut dan mengurangi dampak perubahan iklim seperti penyelenggaraan Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference) dan peningkatan implementasi program Coral Triangle Initiative.

8. Penyelarasan pelaksanaan UU nomor 24 tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, UU nomor 26 tahun 2007 tentang Tata Ruang dan UU nomor 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil.

Selanjutnya, dalam upaya meningkatkan kinerja pembangunan kelautan dan perikanan perlu dilakukan upaya sebagai berikut:

1. Penerapan good governance di lingkungan kelautan dan perikanan melalui:
a. Peningkatan pengawasan dengan menerapkan control by system, control by report dan control by audit, antara lain melalui peningkatan koordinasi antar institusi pengawas, percepatan penyelesaian temuan pengawasan dan pendampingan atau pengawalan program dan kegiatan kelautan dan perikanan.
b. Peningkatan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang antara lain dilakukan melalui peningkatan tertib administrasi keuangan negara maupun pengelolaan barang milik negara, sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.

2. Percepatan laju pembangunan kelautan dan perikanan perlu dilaksanakan melalui perencanaan yang matang dan didukung oleh pengalokasian yang memadai.

3. Setiap hasil pembangunan di sektor kelautan dan perikanan harus diupayakan segera berfungsi dan bermanfaat.

4. Diperlukan penguatan kelembagaan kelautan dan perikanan di kab/kota, termasuk peningkatan koordinasi dengan provinsi dalam pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 2008 tentang dekonsentrasi dan tugas pembantuan.

5. Peningkatkan koordinasi dan keterpaduan perencanaan dan pelaksanaan program dan kegiatan antar unit kerja Eselon I lingkup Departemen Kelautan dan Perikanan sekaligus dapat menetapkan beberapa lokasi percontohan.

Demikian rumusan Rakornas DKP Tahun 2008 untuk dipergunakan sebagai acuan dalam perencanaan program pembangunan kelautan dan perikanan tahun 2009.

Jakarta, 28 Maret 2008
Tim Perumus

Refreshing Dari Dunia Pijat Memijat...

Singkatan:
CG: Cowo Ganteng
CJ: Cowo Jelek
CCB: Cewe-Cewe Bilang
TG: Tante Girang

Kalo CG pendiam
CCB: Wow,cool banget..
Kalo CJ pendiam
CCB: Ih kuper..

Kalo CG begaya gaul
CCB: Funky bo..
Kalo CJ begaya gaul
CCB: Ih norak..

Kalo CG jomblo
CCB: Pasti dia perfeksionis
Kalo CJ jomblo
CCB: Sudah jelas..kagak laku!

Kalo CG jadi gay
CCB: Karena cowo2 juga suka
Kalo CJ jadi gay
CCB: Karna cewe2 uda ga berminat

Kalo CG ganti2 cewe
CCB: Wajar,khan dikerubutin cewe2 cantik
Kalo CJ ganti2 cewe
CCB: Pasti sering diputusin cewenya

Kalo CG dpt cewe cantik
CCB: Klop..serasi banget
Kalo CJ dpt cewe cantik
CCB: Pasti main dukun..atau cewenya matre

Kalo CG ditolak cewe
CCB: Jangan sedih,khan masi ada aku...
Kalo CJ ditolak cewe
CCB: (Diam,tapi telunjuknya me liuk2 dari atas kebwh)

Kalo CG diputusin cewe
CCB: Rugi tuh cewe..tapi rejeki buat cewe yg lain
Kali CJ diputusin cewe
CCB: Akhirnya terbuka juga mata hati cewe itu?

Kalo CG digaet TG
CCB: Pinter juga tuh tante
Kalo CJ digaet TG
CCB: Pasti karena 'cucakrowo'nya. .

Kalo CG ngaku pacarnya Dian Sastro
CCB: Percaya?masuk akal..
Kalo CJ ngaku pacarnya Dian Sastro
CCB: Tolong,beli kaca yang gede?.!!

Kalo CG suka merawat wajah
CCB: Itu memelihara asset namanya..
Kalo CJ suka merawat wajah
CCB: Buang-buang waktu aja?

Kalo CG ngaku Indo campuran
CCB: Emang mirip-mirip bule sih..
Kalo CJ ngaku Indo campuran
CCB: Campuran bemo sama becak,kali..

Kalo CG penyayang binatang
CCB: Perasaannya halus?penuh cinta kasih
Kalo CJ penyayang binatang
CCB: Sesama keluarga emang hrs saling menyayangi?

Kalo CG gak selesai study
CCB: Jadi artis aja?
Kalo CJ gak selesai study
CCB: Mao jadi apa lo?

Kalo CG jadi atasan
CCB: Cocok..tampangnya aja intelek
Kalo CJ jadi atasan
CCB: Ga pantes,muka jongos?

Kalo CG jago main gitar
CCB: Most talented boy..
Kalo CJ jago main gitar
CCB: Pasti tukang ngamen..

Kalo CG bawa BMW
CCB: Matching...keren luar dalem
Kalo CJ bawa BMW
CCB: Punya majikan ya?

Kalo CG main film
CCB: Pasti peran utama..kaya Nicolas Saputra
Kalo CJ main film
CCB: Pasti peran penjahat atau setan difilm horor

Kalo CG ngaku pernah ML
CCB: Iyalah,cewenya pasti 'ngasih'?
Kalo CJ ngaku pernah ML
CCB: Sama WTS mana?

Kalo CG tajir
CCB: Sempurna..siapa si yg nggak mau?
Kalo CJ tajir
CCB: Kami hanya mau uangmu?

Kalo CG jadi biker
CCB: Kaya Valentino Rossi ya..
Kalo CJ jadi biker
CCB: Pasti sekalian ngojek..

Kalo CG kulitnya gelap
CCB: Si hitam Manis..
Kalo CJ kulitnya gelap
CCB: Si Dakochan?.

Kalo CG gondrong
CCB: Macho..Rocker Style!
Kalo CJ gondrong
CCB: Buat nutupin muka..

Kalo CG suaranya bagus
CCB: Jadi penyanyi aja?
Kalo CJ suaranya bagus
CCB: Kenapa ga jadi kenek aja..??

Kalo CG bodynya berotot
CCB: Wiii gila,sixpack! ?seksi bo!
Kalo CJ bodynya berotot
CCB: Biar orang ga mratiin tampangnya,tuh. .

Kalo CG males difoto
CCB: Pasti takut fotonya kesebar-sebar
Kalo CJ males difoto
CCB: Nggak tega liat hasil cetakannya ya?..

Kalo CG minjem duit
CCB: Mungkin blm ngambil ATM?
Kalo CJ minjem duit
CCB: Dasar cekak! Singkron sama mukanya

Kalo CG keringetan
CCB: Pasti abis olahraga..sporty boo!
Kalo CJ keringetan
CCB: Abis ngangkut beras di mana?

Kalo CG naik MOGE
CCB: Ow..Lorenzo Lamas,bikin lemas..
Kalo CJ naik MOGE
CCB: Awas,mandragade lewat..

Kalo CG jadi selebritis
CCB: Kalo ngga model ya bintang film..
Kalo CJ jadi selebritis
CCB: Pasti pelawak atau penyanyi dangdut?

Kalo CG menyendiri
CCB: Gak mau jadi pusat perhatian
Kalo CJ menyendiri
CCB: Minder kali?

Kalo CG humoris
CCB: Orangnya asyik ya?
Kalo CJ humoris
CCB: Cari perhatian tuh..

Kalo CG belagu
CCB: Maklum beken?
Kalo CJ belagu
CCB: Muke lu jauh?!!

Kalo CG romantis
CCB: Ooh..so sweet..
Kalo CJ romantis
CCB: Urgh..you make me sick!

Kalo CG pake kacamata item
CCB: Kereen?jadi inget film Matrix
Kalo CJ pake kacamata item
CCB: Cocok..tinggal kasi tongkat aja..

Kalo CG minta kissing
CCB: Boleeh..tapi yg soft ya?
Kalo CJ minta kissing
CCB: Ih jijayy..sama pispot aja sana!

Kalo CG berbuat jahat
CCB: Nobody's perfect
Kalo CJ berbuat jahat
CCB: Pantes..tampangnya aja kriminil..!!

Kalo CG nuangin air kegls cewe
CCB: Ini baru cowo gentleman..
Kalo CJ nuangin air kegls cewe..
CCB: Naluri pembantu,emang gitu..

Kalo CG nolongin cewe yg diganggu preman
CCB: Wuih jantan..kaya difilm-film action
Kalo CJ nolongin cewe yg diganggu preman
CCB: Premannya pasti temen dia?

Kalo CG bersedih hati
CCB: Let me be your shoulder to cry on
Kalo CJ bersedih hati
CCB: Cengeng amat!! Lelaki bukan sih..?!

Kalo CG baca email ini
Langsung ngaca sambil senyum2 kecil,lalu berkata 'Life is Beautifull'
Kalo CJ baca email ini
Frustasi,ngambil tali jemuran,trus tereak se keras2nya 'HIDUP INI KEJAAAMM..!! !'

Tips untuk anda yang merasa jelek

Jangan putus asa,tidak semua orang menilai manusia dari fisiknya?
DONT JUDGE THE BOOK BY THE COVER
(Jangan menghukum buku karena dia meninggalkan koper)

Jangan salahkan diri anda kalau anda jelek,salahkanlah orangtua anda,karena jelek itu keturunan..
LIKE FATHER LIKE SON
(Suka bapaknya, suka juga sama anaknya)

Perbaiki inner beauty anda,itu kalau anda merasa sisi luar anda udah ancur ga ketolong lagi?
THE BEAUTY IS UNDER THE SKIN
(Jadi cakep kalo uda ganti kulit)

Jgn sakit ati kalo dikatain jelek,cuek aja,pokoknya kafilah m'gonggong anjing ttp berlalu..
NO GAIN WITHOUT PAIN
(Ga dapet duit kalo ngga kesakitan dulu? kaya kuda lumping)

Jadilah diri anda anda sendiri, kalau anda jelek syukurilah kejelekan anda?
JUST BEE YOURSELF
(Kesengat tawon, itulah kamu (muka kamu))

Kalau orang lain menilai anda jelek,jangan skeptis,penilaian manusia tidak selalu benar?
THE TRUTH IS OUT THERE
(Yang bener boleh keluar)

Cakep-jelek itu tergtg lingkungan,mslnya anda disini jelek tapi diAfrika bisa plg ganteng?
THE RIGHT MAN IN THE WRONG PLACE
(Orang disebelah kanan,salah tempat..hrsnya disebelah kiri)

Cinta tidak memandang cakep atau jelek,ga percaya? Tanyakan hal ini sama orang jelek...
LOVE IS BLIND
(Pacarilah orang buta)

Kalo anda membaca tips ini sampe selesai, berarti anda memang merasa jelek..
Kalo anda sendiri merasa jelek, apalagi orang lain melihat anda?.
Jangan menganggap kalo anda merasa jelek itu anda low profile, percayalah.. orang lain pun akan setuju dgn pendapat anda,percayalah pd kata hati anda (kalau anda jelek)?
Memang CAKEP itu RELATIF?tapi kalo JELEK MUTLAK.

Kalau anda tersinggung dengan isi email ini, berarti benar..anda memang JELEK ?.

Masih penasaran juga dengan email ini..? berarti anda ini BENAR-BENAR? .(ah..tak tega saya mengucapkannya)

Pembelajaran dari Film "KUNG FU PANDA"

Assalamualaikum Wr Wb,

Dear all,
Setelah teman-teman sibuk membicarakan film kungfu panda dengan segala kelucuannya, setelah ramai orang-orang membicarakan nilai-nilai kebajikan dalam film itu, akhirnya saya nonton juga filmnya…

Dan dari awal film saya sudah terpingkal-pingkal menyaksikan tingkah Po, tokoh utama dengan wujud panda yang gembul dan lucu yang bersusah payah ingin bangun dari posisi tidur dengan gaya jagoan kungfu..( ah, masihkah perlu saya deskripsikan, jangan-jangan semua pembaca sudah nontonkan?). Dan sampai akhir film juga saya masih tetap ketawa lebar. Lucu!

Dan yang mau saya bahas disini sebenarnya adalah kekaguman saya, menyaksikan betapa film anak di luar negeri benar-benar dibuat dengan cermat. Tidak hanya detail gambar yang semakin hari semakin canggih, tapi juga jalan cerita yang berbobot. Kungfu panda sebenarnya adalah sebuah film berat dengan muatan pesan moril yang berat pula. Mungkin kalo di buat film dengan kemasan yang biasa aja, bakal jadi film yang membosankan. Tapi mereka, berhasil mengemasnya dalam kemasan yang menarik, lucu, ceria dan “sepertinya ringan” sehingga tanpa sadar, sambil kita tertawa tergelak-gelak, masuklah pesan-pesan moril yang bernilai tinggi kedalam benak..

Coba perhatikan.. ada banyak pesan yang tampil dari ucapan-ucapan tokohnya..

“Tidak ada yang kebetulan”

(diucapkan berkali-kali oleh Master Oogway kepada Shifu. Yup! Hidup terlalu sederhana kalau disebut kebetulan. Terlalu banyak hal-hal kebetulan di dunia ini, sehingga sebenarnya itu bukanlah kebetulan tapi sudah dirancang sedemikian sempurna. Oleh siapa? Ya siapa lagi, kalau bukan Sang Maha Pencipta…)

“Cobalah, kita tidak akan pernah tahu kalau kita belum mencoba”

(jawaban Shifu ketika Po bertanya apakah ia bisa melewati beragam alat latihan kungfu yang tampak menyeramkan tersebut. Dan ketika akhirnya dicoba, memang Po gagal. Tapi intinya, ia sudah mencoba. Jika kita tidak pernah mencoba, kita sudah pasti gagal. Tapi jika kita sudah berani mencoba, mungkin kita akan gagal.. tapi ada kemungkinan pula kita berhasil!)

“Ukuran dan bentuk tubuh tidak lah penting untuk menjadi jagoan. Lihat tubuhku..”

(ucapan salah satu pendekar kungfu yang berwujud belalang nan kecil mungil. Pesannya jelas banget ya. Jangan minder sama kekurangan fisik yang kita miliki, yang membuat seseorang menjadi berhasil bukalah ukuran dan bentuk tubuh, tapi harapan, ikhtiar, dan keyakinan.. dan jangan lupa, tawakal..)

“Saya salah mengajar Po sama dengan cara saya mengajar 5 murid yang lain.. dia harus diajar dengan cara tersendiri”

(ketika Shifu sadar saat melihat bahwa ternyata Po menjadi begitu bersemangat saat berusaha mendapatkan makanan, sehingga akhirnya Shifu menggunakan metode tersendiri ketika mengajari kungfu terhadap Po – jadi jangan samakan semua anak, setiap anak punya motivasi sendiri untuk mengembangkan kemampuan terbaik mereka)

“Persik tetaplah persik, tidak akan bisa mengalahkan Tai Lung..”

“Bisa, asal kau merawat dan membesarkan persik tersebut dengan keyakinan” (percakapan shifu dengan Master oogway ketika Shifu merasa tidak mungkin Po menjadi pendekar kungfu. Padahal sebenarnya bisa asal kita mendidiknya dengan tepat dan penuh keyakinan)

“Resep rahasia itu sebenarnya tidak ada, yang ada hanyalah keyakinan”

(resep rahasia kuah mie rebus dari ayahnya Po, yang akhirnya membuka kesadaran Po akan maksud dari lembaran jurus rahasia “dragon warrior” yang isinya kosong, mau tau maksud lain dari kosongnya lembaran tersebut? Bahwa untuk menjadi yang terbaik, jadilah kosong! Jadilah zero! Buang semua belenggu yang mengotori pikiran. Maka kekuatan yang kita miliki justru akan menjadi begitu luar biasa)

“Saya memang tidak suka disini karena saya selalu diledek dan diremehkan, tapi saya tahu dengan berada disini, saya bisa menjadi saya lebih baik..”

(saat Po ditanya mengapa dia terus bertahan di padepokan padahal dia tidak disukai oleh yang lain. Terbukti bahwa Po berjiwa besar, walaupun ia tidak suka berada di padepokan kungfu karena ‘ego’nya selalu disinggung, tapi ia terus bertahan karena ia tahu manfaat yang akan ia peroleh. Makna lain, ambilah yang bagus dari seseorang, tinggalkan yang jeleknya. Sementara di kita malah kebalikannya, kita malah lebih fokus membicarakan keburukan orang dan gara-gara kebukuran tersebut hilanglah semua kebaikannya)

“Yang harus kamu lakukan adalah, kamu harus percaya..”

(sebelum Master Oogway wafat dan meyakinkan Shifu bahwa ia bisa menjadikan Po menjadi dragon warrior. Intinya, keyakinan dari yang ngajar dan keyakinan dari yang diajar. Mengajarkan pada kita, apalagi bila kita orang tua, untuk selalu yakin bahwa anaknya akan menjadi yang terbaik. Dan jangan diberi panggilan/ cap buruk seperti nakal, malas dll, karena itu akan menanamkan di benak anak bahwa memang mereka nakal dan malas)

“ Saya telah berusaha apapun untuk menjadikan kamu dragon warrior, tapi bukan saya yang menentukan hasil”

(lanjutan dari kata-kata “kamu harus percaya”, diucapkan dari Shifu pada Tai Lung yang kecewa karena dirinya tidak menjadi dragon warrior, yang kalo dilihat, Spiritual banget! Itulah ucapan “Doa, ikhitiar setelah itu tawakal”. Tugas kita hanyalah doa dan berusaha, hasilnya serahkan pada Allah. Jangan kecewa kalau Allah berketapan lain yang mungkin tidak sesuai dengan keinginan kita..)

“Saya bangga dengan kamu, sangat bangga! Bahkan saking bangganya menyebabkan saya melakukan kesalahan, saya membentuk kamu menjadi apa yang saya inginkan..”

( masih ucapan antara Shifu dengan Tai Lung, saat Shifu sadar bahwa ia salah telah berusaha menjadikan Tai Lung sesuai dengan obsesinya. Tanpa melihat apa yang sebenarnya diinginkan oleh Tai Lung. Sering terjadi saat ini, dimana orang tua suka memaksa anaknya menjadi apa yang orang tua inginkan, padahal setiap anak memiliki minat dan bakat yang berbeda dan mungkin tidak sesuai obsesi sang orang tua)

“Itukan jurus kuncian …., tidak mungkin Shifu mengajarimu”

“Memang tidak, saya belajar sendiri”

(percakapan antara Tai Lung dengan Po, saat detik-detik terakhir sebelum Po menghancurkan Tai Lung. Teruslah belajar, teruslah menuntut ilmu, apapun yang terjadi, karena sesungguhnya ilmu itu tidak ada habisnya. Bukan begitu? Jadi, teruslah Iqra, walau bukan didalam ruang kelas... karena yang bisa kita pelajari sesungguhnya banyak, tidak terbatas pada textbook, tapi juga dari kejadian sekeliling kita)

“Dragon warrior adalah pendekar yang bisa memberikan kedamaian..”

(ucapan Master Oogway pada Shifu saat menjelaskan bahwa tokoh yang pantas mendapat gelar ‘terjago’ adalah seseorang yang dengan kekuatannya justru bisa membawa rasa damai bagi sekeliling, bukan malah menebar rasa cemas.. Saya senang dengan ucapan ini soalnya sekarang banyak yang anggap jagoan/pemimpin hanya sekedar kuat dan berkuasa, bahkan kemudian menjaga kelestarian ke-kuasa-anya dengan menebar terror/rasa takut pada lingkungan sekitarnya. Padahal pemimpin sejati seharusnya justru bisa menimbulkan rasa tenang dan damai bagi yang dipimpinnya)

Itu baru kata-kata, belum lagi adegan yang juga menggambarkan pesan-pesan moral tanpa kata-kata..

Adegan saat setiap pagi si PO bermimpi menjadi pendekar hebar dan setelah itu memandang action figure (boneka miniature) dari 5 pendekar kungfu, menggambarkan bahwa tanpa sadar Po sedang mem-visualisasi- kan mimpinya untuk menjadi jagoan kungfu.. (dan akhirnya menjadi kenyataan, setelah ia belajar/ikhitiar ) .. power of visualization/ pray/ doa…

Adegan bapaknya Po yang begitu mengharap anaknya bermimpi tentang mie. Karena dengan mimpi tentang mie, ia yakin anaknya akan bisa menjadi tukang mie hebat. Kenyataannya, si Po lebih sering bermimpi menjadi jagoan kungfu, karena memang itulah yang sering ia khayalkan, menjadi jagoan kungfu (dan akhirnya memang terwujud bukan?) – power of dream.. beranilah bermimpi teman! Tapi jangan lupa, berani pula untuk mewujudkan mimpi tersebut..

Adegan jungkir baliknya Po untuk berusaha masuk ke dalam padepokan, dari mulai memanjat, naik pohon, sampai akhirnya menggunakan kursi yang ditempel kembang api, menggambarkan ihktiar tiada henti – power of struggle.. untuk kategori ini, ada banyak adegan, misalnya saat Po jatuh terguling-guling ke bawah tapi kemudian tetap naik lagi keatas untuk kembali berlatih. Saat Po tetap tersenyum walau badannya babak belur, diputar-putar, dibanting-banting oleh 5 pendekar dan oleh Shifu, hanya karena ia tahu dengan ‘babak belur’nya ini ia bisa menjadi pendekar pula. Intinya, jangan mudah putus asa!

Adegan saat Po begitu menikmati belajar kungfu dengan metode rebutan makanan, walaupun akhirnya ia juga bisa terus semangat tanpa di iming-imingi lagi dengan makanan. Memperlihatkan kita bisa mendidik seseorang menjadi sukses bila memang metodenya tepat, sesuai dengan minatnya..

Adegan pendekar harimau marah ketika melihat muka Po berubah jelek saat si harimau habis bercerita tentang riwayat Tai Lung (adegan ini membuat saya hampir guling-guling di bioskop saking lucunya. My fave scene!) Ia sudah hampir menghajar Po karena tersinggung merasa diledek. Untung si belalang buru-buru memberi tahu bahwa ‘muka jelek’ Po terjadi bukan karena disengaja oleh Po, tapi karena ia salah menancapkan jarum akupuntur ke syaraf muka Po . Maksudnya jelas, jangan buru-buru menilai orang, pelajari dulu kejadiannya. Jangan terkungkung oleh persepsi (buang belenggu persepsi itu.. hehe)

Penggambaran para pendekar yang terdiri dari harimau, kera, ular, belalang, bangau dan termasuk panda (yang gemuk), menjelaskan bahwa untuk menjadi jagoan (orang baik/sukses) fisik bukanlah hambatan.

Pertempuran antara 5 pendekar dengan Tai Lung, membuktikan bahwa setiap mahluk yang mungkin tidak terlihat seperti jagoan (misalnya ular, bangau dan belalang) ternyata mereka bisa menolong rekannya dengan kelebihan yang mereka miliki. Menggambarkan setiap orang pasti punya kelebihan..

Perkelahian antara Po dengan Tai Lung, ‘jurus’ yang membuat babak belur Tai Lung justru adalah jurus dengan menggunakan anggota tubuh yang selama ini menjadi kelemahan Po dan menjadi tertawaan semua penonton, yaitu perutnya yang gendut! Jurus inilah yang membuat Tai Lung terhempas ke tanah dari ketinggian sehingga membuatnya lemas. Kekurangan seseorang, bila diolah dengan baik justru bisa menjadi kekuatan..

Raut muka Shifu yang selalu muram, dikarenakan kekecewaan yang mendalam akibat murid kesayangannya gagal menjadi dragon warrior, dan malah berubah menjadi jahat. Hingga akhirnya ia bisa kembali tersenyum ketika menyadari bahwa kesalahannya selama ini adalah terlalu berharap tapi tidak bisa menerima kenyataan. Hingga hasil dari itu adalah suatu “kebutaan”, padalah murid-murid berikutnya pun sangat berbakat (pesan morilnya, janganlah kekecewaan terhadap suatu hal menghancurkan hidup kita selanjutnya. Life must go on. Tetap sebarkan dan rasakan kasih sayang dari sekeliling, karena cinta Ar Rahmaan ada di sekeliling kita bukan?. Pesan moril yang kedua, jangan lupa untuk selalu tawakal setelah doa dan ikhtiar sepenuh hati. Bila hanya doa dan ikhitiar saja, maka akan menjadi obsesi dan akan menghancurkan hati kita bila yang terjadi tidak sesuai yang kita harapkan. Yakin saja, bahwa apapun hasilnya, pasti itu yang terbaik bagi kita)

Adegan kesombongan kepala penjara. Yang begitu yakin penjaranya tidak mungkin kebobolan dikarenakan adanya ribuan penjaga, kondisi medan yang diatur sedemikian rupa untuk menghalangi kaburnya tahanan, system senjata pengaman yang canggih. Tapi ternyata semua itu runtuh akibat sehelai bulu. Ya, sehelai bulu memang menjadi awal dari kisah pelarian Tai Lung dari penjara. Maksud adegan ini jelas, sudah sehebat apapun kita, jangan pernah merasa sombong, hebat dan kuat. Bisa jadi malah kita akan hancur hanya gara-gara hal sepele (digambarkan dengan sehelai bulu) yang tidak pernah kita duga.

Waah..
Seru ya!

Itu baru ucapan dan adegan yang saya ingat, dan rasanya banyak adegan dan ucapan berbobot lain yang belum saya tulis. Tapi saya lupa, hehehe (nanti deh kalau saya nonton lagi)

Trus inti dari email ini apa?
Mmmm.. bingung juga, abis pesan moralnya banyak sih..


Gini deh, kalo saya sih melihatnya, kemaslah sesuatu dengan sesuatu yang menyenangkan!

Baik itu pelajaran-pelajaran ..
Baik itu nasihat-nasihat. .
Baik itu pesan-pesan. .
Baik itu cara kita memandang suatu kejadian..
Baik itu cara kita menghadapi suatu peristiwa..
Baik itu cara kita menjalani kehidupan..

Kemaslah dan lihatlah semua dengan hal yang menyenangkan. . maka kitapun akan merasa ringan dalam mengarungi segala macam gelombang kehidupan..

So, keep smile my friend!
eh, buat yang belum nonton, sorry yaaa.. saya udah nyeritain bagian2 penting dari film ini.. hehehe)

Wassalam..